|
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
|
KHILAFAH ADALAH
AJARAN ISLAM, BUKAN KEJAHATAN
Munculnya KHILAFAH ISIS di tahun 2014 di suriah,
menjadi perbincangan yang cukup hangat di media massa dan tentunya menyudutkan
nama KHILAFAH itu sendiri terlebih tentang Islam. Berbagai tindakan KHILAFAH
ISIS yang menghancurkan beberapa masjid dengan alasan ada kemusyrikan
didalamnya, kemudian membunuh sesama muslim tanpa alasan yang jelas, memerangi
negara-negara disekitarnya akibat tidak setuju dengan cara ISIS yang tidak
sesuai dengan ajaran Islam. Bahkan sampai saat ini teror-teror yang dilakukan
KHILAFAH ISIS semakin menyudutkan nama KHILAFAH di mata masyarakat Islam terlebih
dunia, seolah-olah KHILAFAH merupakan sesuatu hal yang mengerikan dan
menakutkan dan merupakan paham radikal dan merupakan sebuah bentuk terorisme.
Bagi musuh-musuh Islam, isu ISIS
sebagai senjata dan kesempatan untuk menjauhkan ummat muslim dari ide KHILAFAH.
Ini merupakan sebuah bentuk MONSTERINISASI nama KHILAFAH oleh musuh-musuh
Islam, kemudian ada upaya untuk
menyimpangkan konsep KHILAFAH. Mereka berupaya menanamkan ketakutan dan rasa
untuk enggan terhadap ide KHILAFAH. Dan hal ini, terus-terus dikaitkan dengan
terorisme, aksi radikalisme plus kejahatan yang harus dihentikan dan ditentang
serta harus dimusnahkan. Khususnya di Indonesia isu ISIS, terus dilekatkan
dengan keburukan pada ide KHILAFAH yang terus berulang-ulang diberbagai media
khususnya di media elektronik, tanpa disertai penjelasan yang memadai. Dan ini
merupakan bagian dari upaya MONSTERINISASI terhadap ide KHILAFAH.
Dalam kegiatan KHILAFAH ISIS
sangatlah jelas tidak sesuai dengan KHILAFAH ISLAM yang telah Rasulullah SAW
ajarkan dan KHULAFARRASYIDIN contohkan. Dimana ISIS melakukan hal-hal yang
bertentangan dengan syariat Islam, misalnya membunuh sesama muslim yang menolak
untuk bergabung dengan KHILAFAH ISIS. Padahal Rasulullah mengharamkan untuk
menumpahkan darah muslim terhadap muslim yang lain, bahkan Rasulullah melarang
kaum muslimin untuk menyakiti apalagi mengintimidasi orang-orang kafir (non
Islam) yang hidup di negara Madinah Al Munawarah kala itu. Bahkan Rasulullah
mengatakan bila kalian mengganggu orang-orang kafir (non Islam) dalam negara
Madinah Al Munawarah sama halnya kalian menggangguku. Dan itu berlanjut di
KHULAFARRASYIDIN dan KHILAFAH setelahnya sampai KHILAFAH Turki Utsmani di tahun
1924.
Mari pandai-pandai dalam meyikapi
isu KHILAFAH ISIS secara proporsional, sehingga kita tidak diperalat oleh
pihak-pihak tertentu, khususnya yang tidak suka terhadap kebangkitan Islam.
Dengan melakukan MONSTERINISASI SYARIAH dan KHILAFAH, sehingga menjadi penolakan
terhadap SYARIAH dan KHILAFAH oleh kaum muslimin. Upaya MONSTERINISASI tersebut
malah dapat menimbulkan masalah baru karena mengkriminalisasi ide KHILAFAH yang
bersumber dari ajaran Islam. Islam adalah ajaran yang HAQ dan tidak pernah
mengajarkan untuk melakukan kekerasan melalui radikalisme apalagi terorisme,
terlebih KHILAFAH ISIS yang sangat jelas tidak sesuai dengan ajaran Islam dan
tidak sesuai dengan Manhaj Nabi. Mari mengkaji Islam secara mendalam dan KAFFAH
(keseluruhan) sehingga nantinya kita akan menepis dan menentang hal-hal yang
mendiskriminasi Islam apalagi mengkriminilisasi Islam.
Ingat wahai kaum, musuh-musuh
Islam akan terus berupaya untuk menghancurkan Islam, dan sangat tak ingin
melihat Islam bangkit sebagaimana dulunya Islam berjaya kurang lebih 13 abad
dari zaman Rasulullah, KHULAFAHRRASYIDFIN dan KHILAFAH setelahnya sampai
KHILAFAH Turki Utsmani tahun 1924. ISIS merupakan salah satu bentuk upaya dari
musuh Islam untuk mencegah bahkan menghilangkan ide KHILAFAH melalui
MONSTERINISASI terhadap KHILAFAH tersebut. KHILAFAH adalah ajaran Islam dan
bukan kejahatan, bahkan Rasulullah telah mengatakan KHILAFAH agak tegak
kembali, sebagaimana dalam hadits riwayat Imam AHMAD rahimahumullah, Rasulullah bersabda “... dan akan kembali KHILAFAH yang
mengikuti manhaj kenabian, kemudian Rasulullah terdiam”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar