Minggu, 25 Oktober 2015



TUGAS
TEKNOLOGI KOMUNIKASI
“TEKNOLOGI KOMUNIKASI INTERAKTIF DALAM DUNIA JURNALIS"

DOSEN PEMBIMBING :
SRI HADIJAH ARNUS, M.Sos.

DISUSUN OLEH :
HERMAWAN

UNTUK MEMENUHI TUGAS MATA KULIAH
“TEKNOLOGI KOMUNIKASI”
 SEMESTER GANJIL (3)

MAHASISWA IAIN KENDARI
TAHUN 2015/2O16




TEKNOLOGI KOMUNIKASI INTERAKTIF DALAM DUNIA JURNALISME

Jurnanalisme berasal dari kata journal yang artinya catatan harian. Jurnalisme adalah kegiatan yang meliputi pembuatan berita setiap saat yang tentunya terhangat dan teraktual.. Jurnalisme mencatat, memproses, dan menyajikan informasi yang terjadi dalam kehidupan setiap harinya. Jurnalistik bisa dikatakan sebagai penyiapan, penelusuran, penulisan dan penyebaran berita atau informasi kepada khalayak.
Teknologi Komunikasi Ineraktif merupakan alat atau media yang mempermudah untuk berkomunikasi antara individu yang satu dengan yang lainnya. Hal ini tak lepas pula dalam Dunia Jurnalistik yang semakin berkembang yang dikarenakan perkembangan Teknologi Komunikasi Interaktif yang begitu pesat.
Merunut kebelakang , jurnalistik hanya dikenal sebagai kegiatan publikasi secara cetak seperti Koran, surat, majalah dan lain sebagainya. Hal ini dikarenakan karena minimnya teknologi yang dapat digunakan dalam bidang jurnalistik, teknologi yang berkembang pada masa itu masih manual dan masi sangat sederhana. Namun seiring berkembangnya teknologi yang merujuk kepada teknologi elektronik,  dunia jurnalistik mulai merambah dan meluas ke media elektronik seperti tv dan radio.  
Di era saat ini, dimana informasi merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat yang haus akan berita-berita terhangat dan teraktual maka dengan Perkembangan Teknologi Interaktif kebutuhan itu akan selalu terpenuhi. Kemajuan teknologi mendorong para jurnalis untuk belajar dan mempelajari teknologi tersebut, dan memberikan yang terbaik bagi para konsumen, karena hal ini berkaitan dengan bagaimana konsumsi masyarakat terhadap media yang akan berpengaruh pada penyampaian berita yang akan disebarkan oleh para junalis.
 Setiap harinya masyarakat membutuhkan informasi yang terjadi di dunia ini, mulai dari lingkungan rumah, kota, negeri, hinggan keadaan dunia. Demi memenuhi kebutuhan masyarakat akan berita, dunia jurnalisme melakukan konvergensi media yang akan digunakan dalam kegiatan jurnalisme. Hal ini dilakukan agar jurnalisme dapat lebih dimaksimalkan dalam hal kerjanya. Para jurnalisme harus mampu menguasai teknologi yang sedang berkembang di masyarakat.
Selain media cetak dan media elektronik, saat ini media online (internet) juga berperan penting dalam dunia jurnalisme. Pada saat media cetak menjadi satu-satunya saluran penyebaran informasi yang diberikan oleh jurnalis, banyak hambatan yang didapatkan oleh para jurnalis. Pada masa teknologi media cetak, informasi yang diberikan tidak bersifat realtime, karena dari pencarian informasi sampai dengan penyebaran informasi ke masyarakat, membutuhkan waktu yang lumayan lama, dikarenakan semua kegiatan jurnalisme masih  dan teknologi yang digunakan masih minim. Sering juga masyarakat sulit memahami atau bahkan salah mengartikan informasi yang disampaikan oleh jurnalisatau sulit untuk menciptakan pemahaman yang sama untuk masyarakat dikarenakan media cetak hanya menyajikan ratusan kata diatas kertas. Dengan teknologi yang masih minim dan kebutuhan masyarakat yang tinggi akan informasi, maka jurnalisme segera mencari cara agar informasi yang diberikan bisa cepat sampai ke masyarakat dan masyarakat dapat memahami apa yang diberitakan oleh jurnalis, maka masuklah media elektronik yang menjawab keluhan para jurnalis di masa media cetak.

Dengan  bermucunculannya media seperti perekam suara, kamera, komputer, dan sebagainya, memudahkan pekerjaan para jurnalisme. Kini dengan adanya media elektronik, informasi yang disampaikan kepada masyarakat bisa lebih dimengerti dan diakses dengan mudah. Dalam media radio, informasi yang disiarkan bisa dapat lebih dipahami dengan intonasi pembacaan berita dan bisa live time antara informasi tersebut dengan kejadian yang diinformasikan. Dalam media televisi, pesan disampaikan dengan cara audio visual, dimana mayarakat bisa lebih memahami dan mengerti informasi apa yang disampaikan. Dengan menggunakan media elektronik, masyarakat yang tuna aksara pun bisa mnegerti informasi yang disampaikan.
Dengan berkembangnya teknologi, era ini sangat erat kaitannya dengan internet. internet menjadi media yang tidak bisa dilepaskan dari kegiatan dan mediasi penyebaran berita oleh para Jurnalistik dalam kegiatan jurnalisnya. Tak lepas penyebaran berita melalui media Cetak dan Elektonik saat ini para jurnalis  menyebarkan informasi kepada masyarakat dengan menggunakan fasilitas Internet bahkan mencari informasipun bisa mereka dapatkan di Internet. Sehingga dengan Internet memudahkan siapapun terlebih seorang Jurnalis untuk menyebarkan informasi atau berita ke tengah-tengah masyarakat secara cepat, efisien dan ekonomis.
            Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Teknologi Komunikasi Interaktif dalam bidang Jurnalistik sangatlah membantu para Jurnalistik dalam penyiapan, penelusuran, penulisan dan penyebaran berita atau informasi kepada khalayak secara cepat,efektif dan efisien.