TUGAS

DOSEN PEMBIMBING
:
SRI HADIJAH
ARNUS, M.Sos.
DISUSUN OLEH :
HERMAWAN
UNTUK MEMENUHI TUGAS MATA KULIAH
“TEKNOLOGI KOMUNIKASI”
SEMESTER GANJIL (3)
MAHASISWA IAIN KENDARI
TAHUN 2015/2O16
TEKNOLOGI KOMUNIKASI INTERAKTIF
DALAM DUNIA JURNALISME
Jurnanalisme
berasal dari kata journal yang artinya catatan harian. Jurnalisme adalah
kegiatan yang meliputi pembuatan berita setiap saat yang tentunya terhangat dan
teraktual.. Jurnalisme
mencatat, memproses, dan menyajikan informasi yang terjadi dalam kehidupan
setiap harinya. Jurnalistik bisa dikatakan sebagai penyiapan,
penelusuran, penulisan dan penyebaran berita atau informasi kepada khalayak.
Teknologi Komunikasi Ineraktif merupakan alat atau media yang mempermudah
untuk berkomunikasi antara individu yang satu dengan yang lainnya. Hal ini tak
lepas pula dalam Dunia Jurnalistik yang semakin berkembang yang dikarenakan
perkembangan Teknologi Komunikasi Interaktif yang begitu pesat.
Merunut kebelakang , jurnalistik hanya dikenal sebagai kegiatan publikasi
secara cetak seperti Koran, surat, majalah dan lain sebagainya. Hal
ini dikarenakan karena minimnya teknologi yang dapat digunakan dalam bidang
jurnalistik, teknologi yang berkembang pada masa itu masih manual dan masi sangat
sederhana. Namun
seiring berkembangnya teknologi yang merujuk kepada teknologi elektronik,
dunia jurnalistik mulai merambah dan meluas ke media elektronik seperti tv dan
radio.
Di era saat ini, dimana informasi merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat
yang haus akan berita-berita terhangat dan teraktual maka dengan Perkembangan
Teknologi Interaktif kebutuhan itu akan selalu terpenuhi. Kemajuan teknologi
mendorong para jurnalis untuk belajar dan mempelajari teknologi tersebut, dan memberikan
yang terbaik bagi para konsumen, karena hal ini berkaitan dengan bagaimana konsumsi
masyarakat terhadap media yang akan berpengaruh pada penyampaian berita
yang akan disebarkan oleh para junalis.
Setiap harinya masyarakat membutuhkan
informasi yang terjadi di dunia ini, mulai dari lingkungan rumah, kota, negeri,
hinggan keadaan dunia. Demi memenuhi kebutuhan masyarakat akan berita, dunia
jurnalisme melakukan konvergensi media yang akan digunakan dalam kegiatan
jurnalisme. Hal ini dilakukan agar jurnalisme dapat lebih dimaksimalkan dalam
hal kerjanya. Para jurnalisme harus mampu menguasai teknologi yang sedang
berkembang di masyarakat.
Selain media
cetak dan media elektronik, saat ini media online (internet) juga berperan
penting dalam dunia jurnalisme. Pada saat media cetak menjadi satu-satunya
saluran penyebaran informasi yang diberikan oleh jurnalis, banyak hambatan yang
didapatkan oleh para jurnalis. Pada masa teknologi media cetak, informasi yang
diberikan tidak bersifat realtime, karena dari pencarian informasi sampai
dengan penyebaran informasi ke masyarakat, membutuhkan waktu yang lumayan lama,
dikarenakan semua kegiatan jurnalisme masih dan teknologi yang digunakan
masih minim. Sering juga masyarakat sulit memahami atau bahkan salah
mengartikan informasi yang disampaikan oleh jurnalisatau sulit untuk
menciptakan pemahaman yang sama untuk masyarakat dikarenakan media cetak hanya
menyajikan ratusan kata diatas kertas. Dengan teknologi yang masih minim dan
kebutuhan masyarakat yang tinggi akan informasi, maka jurnalisme segera mencari
cara agar informasi yang diberikan bisa cepat sampai ke masyarakat dan
masyarakat dapat memahami apa yang diberitakan oleh jurnalis, maka masuklah
media elektronik yang menjawab keluhan para jurnalis di masa media cetak.
Dengan bermucunculannya media seperti perekam suara,
kamera, komputer, dan sebagainya, memudahkan pekerjaan para jurnalisme. Kini
dengan adanya media elektronik, informasi yang disampaikan kepada masyarakat
bisa lebih dimengerti dan diakses dengan mudah. Dalam media radio, informasi
yang disiarkan bisa dapat lebih dipahami dengan intonasi pembacaan berita dan
bisa live time antara informasi tersebut dengan kejadian yang diinformasikan.
Dalam media televisi, pesan disampaikan dengan cara audio visual, dimana
mayarakat bisa lebih memahami dan mengerti informasi apa yang disampaikan.
Dengan menggunakan media elektronik, masyarakat yang tuna aksara pun
bisa mnegerti informasi yang disampaikan.
Dengan berkembangnya
teknologi, era ini sangat erat kaitannya dengan internet. internet menjadi
media yang tidak bisa dilepaskan dari kegiatan dan mediasi penyebaran berita
oleh para Jurnalistik dalam kegiatan jurnalisnya. Tak lepas penyebaran berita
melalui media Cetak dan Elektonik saat ini para jurnalis menyebarkan informasi kepada masyarakat dengan
menggunakan fasilitas Internet bahkan mencari informasipun bisa mereka dapatkan
di Internet. Sehingga dengan Internet memudahkan siapapun terlebih seorang
Jurnalis untuk menyebarkan informasi atau berita ke tengah-tengah masyarakat
secara cepat, efisien dan ekonomis.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Teknologi
Komunikasi Interaktif dalam bidang Jurnalistik sangatlah membantu para
Jurnalistik dalam penyiapan, penelusuran, penulisan dan penyebaran berita atau informasi
kepada khalayak secara cepat,efektif dan efisien.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar